Etude

Framing Architecture

Banyak orang yang menyukai fotografi, namun tidak begitu banyak yang menggeluti fotografi arsitektur. Objek arsitektur mungkin dianggap statis dan membosankan because it seems too easy to capture; the building stands still and it seems that we can’t do more actions. Sebenarnya enggak juga, lho. Nah, gimana sih cara untuk membuat foto arsitekturmu lebih menarik?

 

  • Pilih Waktu Yang Tepat Sesuai Target atau Mood yang Diinginkan

 

Cahaya sangat berperan dalam memotret objek apapun. Jika ingin mendapatkan detail bangunan yang jelas dengan cahaya alami, maka hindari memotret pada malam hari. Lampu yang menyorot bangunan pada malam hari memang menghasilkan kesan elegan dan syahdu namun akan menghilangkan detail keseluruhan bangunan.

Perhatikan juga arah hadap bangunan terhadap cahaya datang matahari. Jika bangunan menghadap ke barat, maka pemotretan dengan cahaya alami pada pagi hari akan menjadi kurang maksimal karena membelakangi cahaya matahari pagi yang berasal dari timur. Potretlah pada sore hari pukul 15.00 – 17.00 WIB saat matahari sudah condong ke barat dan mengeluarkan cahaya yang soft (terang namun tidak terik).

 

  • Pakai Long Exposure

 

 

Selain bermanfaat untuk menangkap banyak cahaya—khususnya pada malam hari, teknik long exposure juga bermanfaat untuk ‘mengaburkan’ objek bergerak seperti manusia atau kendaraan yang tidak menjadi fokus utama dalam foto arsitektur.

 

Selain  manusia dan kendaraan, langit juga menjadi hal yang menarik untuk ‘dikaburkan’. Awan yang nampak soft dan bergerak cepat, membuat foto terkesan dreamy dan surrealis.

 

Namun karena teknik long exposure ini rentan menghasilkan gambar yang shaky,  jangan lupa menggunakan tripod atau menumpu kamera pada objek sekitar yang dapat dimanfaatkan. Manfaatkan juga remote atau remote shooting melalui smartphone kamu untuk mencegah getaran saat  menekan shutter.

  • Gunakan Lensa Wide

Beberapa objek arsitektur memilliki luasan yang sangat besar sehingga apabila kamu ingin memuat lebih banyak objek dalam frame, lensa wide akan menjadi penolong yang tepat. Namun kekurangannya, jika memotret dari angle yang kurang tepat, lensa ini seringkali menghasilkan distorsi yang membuat perspektif foto terlihat terlalu ekstrem.

Penggunaan lensa wide dalam foto arsitektur yang berhasil memuat keseluruhan bangunan dalam frame namun menghasilkan distorsi.

  • Pertimbangkan Keramaian

Apakah objek arsitektur yang akan menjadi targetmu berada di pinggir jalan raya? Di kota besar yang ramai lalu lintas?

Jika iya, sebaiknya kamu mempertimbangkan waktu pemotretan. Manusia atau kendaraan lalu lalang yang terlalu banyak akan cenderung mengganggu komposisi. Kecuali kamu memang ingin menunjukkan bahwa objek arsitektur tersebut berada di tempat yang ramai.


Suasana Piazza Navona pagi hari saat belum ada keramaian

Piazza Navona saat sudah terdapat aktivitas

Piazza Navona saat menjadi tempat exibithion

Untuk itu, pergilah pada pagi hari sewaktu jalanan belum terlalu ramai. Jika objek arsitekturmu adalah tempat wisata, hindari juga memotret pada hari sabtu, minggu, atau long weekend jika ingin mendapatkan foto yang ‘bersih’.

  • Terapkan Apa yang Telah Kamu Pelajari di Kelas!

Jika kamu pernah diajarkan mengenai cara mengatur komposisi di kelas seni, pasti tidak asing lagi dengan balance, rhythm dan repetition. Mari lihat bagaimana teori tersebut diterapkan dalam foto arsitektur!

Balancing dengan rule of thirds, dimana objek mengisi 2/3 bagian frame

Rhytm dan Repetition

  • Singkirkan Objek atau Taruh Objek?

Kebanyakan foto arsitektur menampilkan objek arsitektur itu sendiri menjadi point of interest seperti poin nomor 2. Namun ada kalanya foto menjadi terlihat statis dan membosankan. Cobalah dengan memasukkan objek lain ke dalamnya seperti manusia.

foto yang diambil penulis dan di upload ke instagram dengan tagar #PeopleXArchitecture

 

  • Frame the Buliding with Another Building

Minaret Masjid Raya Baiturrahman di-frame dengan pintu masjid.

Teknik framing objek sudah banyak digunakan dengan mem-frame objek foto kita dengan benda sekitarnnya seperti pepohonan. Namun bagaimana jika objek bangunan kita frame dengan bangunan lain?

 

  • Capture More to Find Your Style!

 

Penggemar seni yang sering berkunjung ke museum mungkin dengan mudah dapat membedakan lukisan Affandi, A.D. Pirous, dan maestro-maestro lainnya tanpa harus membaca siapa nama pelukis yang tertera di samping lukisan tersebut. Kekhasan maestro tersebut adalah style yang didapat setelah lama berlatih dan melakukan seni lukis berulang – ulang. Begitu juga dengan foto.  Semakin sering kamu memotret, maka kamu akan menemukan style-mu. Mari lihat beberapa IGers ini yang telah menemukan trademark stylenya:

 

  • Yener Torun (@cimkedi)

 

Yener Torun memiliki style yang colorful, serta dominan menggunakan perspektif 1 titik hilang sehingga objek foto terkesan kurang berdimensi seperti gambar tampak, namun tetap menarik karena dominasi permainan warna. Langit biru cerah juga sering menjadi latarnya. Ia sering menggunakan objek manusia sebagai komposisi, baik disengaja maupun tidak.

Beberapa karya Yener Torun

  • @nukeproofsuit

#architexture sepertinya adalah tagar yang tepat untuk menggambarkan feeds Nuke. Alih-alih memotret keseluruhan bangunan, Nuke lebih sering memotret elemen atau detail bangunan yang kemudian membentuk tekstur atau pola. Seperti @cimkedi, ia juga senang menggunakan perspektif satu mata sehingga tagar #chasingstraightfacades kerap muncul pada karya-karyanya.

Beberapa karya Nuke

 

Sudah mengerti bagaimana membuat foto arsitekturmu lebih menarik? Then grab your camera and go outside! (Putri)

 

 

Sumber foto:

Bored Panda http://bit.ly/2iYFaE4

Encrypted http://bit.ly/2vH8YL9

Square Space http://bit.ly/2w18LOw

Cloud Front http://bit.ly/2wzUuvp

Antonyz http://bit.ly/2iXhoZ8

CG Architectural Photography http://bit.ly/2eAa3JS

How to Geek http://bit.ly/2eFuZCN

Fast Track to Stock Photography http://bit.ly/2eznh9N

Omeka Wellesley http://bit.ly/2vGYuf2

Photo Shelter http://bit.ly/2x6pnct

Pinimg http://bit.ly/2ezQtxr http://bit.ly/2x6M4gy

Instagram https://www.instagram.com/p/BWkV-gxhGLf/?taken-by=alifapmaharani

instagram.com/cimkedi

instagram.com/nukeproofsuit

instagram.com/putrimhrn

 

Kontributor : Putri Maharani

Editor: Alisia Amanda Djailani

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed